domingo, 2 de febrero de 2020

SELF REMNDER

Maafkanlah diri kita sendiri! Terimalah teguran yang membangun. Rasanya sakit, namun untuk mencambukmu agar tidak berjalan di luar garis. Terimalah kemarahan yang mengetuk hati dan pikiranmu untuk cepat sadar akan kelalaianmu. Jangan membenci mereka! Jangan pula menarik diri! Sayangilah mereka! Kamu akan semakin bertumbuh dan menjadi lebih baik saat kamu berani untuk menghadapinya.

Gandeng selalu kata “maaf”, “terima kasih”, “senyum” dan “tatapan matamu”.

Engkau sedang dibentuk. Terimalah! Seiring waktu orang-orang tersebut akan menghilang dari jalanmu. Jangan sia-siakan masa pembentukan bersama mereka. Akui kelemahan/kelalaian/ketidaktahuanmu, lalu belajar dan berubahlah. Maaf yang terbaik adalah benar-benar berubah dan bertanggung jawab.

----

Suatu hari engkau sampai pada titik dimana engkau tidak lebih hebat dari siapapun. Sebuah masa dimana kebaikan, kemolekan, kepintaran, kekayaan dan popularitas juga dimiliki banyak orang. Kemudian engkau bertanya apakah kehebatan/kelebihanmu yang membuat engkau berharga?

Masa itu adalah masa dimana engkau melepas definisi ego dan harga dirimu. Saat dimana engkau menghormati orang-orang yang awalnya engkau anggap tidak berkesan untuk dihormati. Rendahkanlah hatimu.

----

Orang bijaksana membuat banyak orang mengerti. Melewati kesusahan hidup pada orang bijaksana diperlukan untuk penyaringan dan pemurnian.

Dunia adalah masa pengujian dan pemurnian. Orang bijaksana akan memahaminya. Berbahagialah orang yang menanti-nanti. Setialah sampa akhir.

----

Bertanggungjawablah pada hari-harimu. Hari ini singkat sekali. Sebentar pagi lalu malam dan hari berganti. Perhatikan hati, pikiran, perkataan dan perbuatan. Jangan lalai/asal-asalan/sembarangan menjalani harimu. Bertanggungjawablah pada setiap kesempatan. Jangan sia-siakan itu!

Uruslah keluarga, sekolah, diri sendiri, pekerjaan dan kehidupan sosialmu dengan sebaik-baiknya. Sekali lagi, gunakan sebaik-baiknya, termasuk waktu istirahatmu bahkan jenis candaanmu.

Pemurnian dan penyaringan dalam hidup ini seperti padi dan ilalang. Lalu, ilalang itu dibiarkan untuk terus bertumbuh hingga padi berusia dan berakar lebih tua dan kuat, agar ketika ilalang dicabut, padi tidak ikut terangkat. Bila masa kini kamu merasa mengapa ketidakadilan dibiarkan hidup, yang kaya/bertahta melakukan kesewenangan, jangan iri pada mereka. Fokuslah pada pertumbuhan akar dan buah yang engkau hasilkan. Bila engkau sudah kuat, engkau akan melihat bagaimana ketidakadilan akan dicabut dari tanah.

----

Jangan benci mereka yang berkata kasar padamu. Kadang hanya nada dan intonasnya yang salah atau mereka kurang kosakata yang banyak atau mereka kekurangan waktu.

Namun, kadang-kadang perkataan mereka, ada realistisnya juga.

Bila ada yang marah padamu, tenanglah, gunakan api kemarahannya dengan benar. Perhatikan dengan seksama. Mungkin saja kita yang salah, koreksi dulu diri ini. Biarkan kita yang banyak mengalah dan berubah.

Namun, bila saat kamu perhatikan, kemarahan orang seperti kebakaran jenggot atau ‘membakar rumahmu’, ya siram dengan air. Jangan biarkan kemarahan itu semakin menyulut! Jangan kamu beri bensin! Hal itu membahayakanmu juga.

Engkau tidak dapat mengontrol bagaimana orang lain harus bersikap pada anda. Namun anda dapat memasang kuda-kuda dan menjaga hati/perasaan Anda. Tetap berusahalah bertanggung jawab pada perasaan Anda.

Treat yourself as you treat your lovely child. Bila hatimu sedih, hiburlah/apresiasilah! Jangan semakin menghakimi/ merendahkan/ menertawakan. Tuntunlah dirimu bak menuntun anak kecilmu. Bersahabatlah dengan dirimu.

----

Tersenyumlah selalu. Masalahmu tidak pernah lebih besar dari Tuhan. Biarkan matamu memancarkan kemuliaan Tuhan, bukan beratnya masalahmu. Banyak orang-orang yang butuh pengharapan dalam hidupnya. Coba saja tersenyum, banyak yang merasa tidak danggap. Siapa tahu, senyummu menjadi pintu yang terbuka bagi orang tersebut untuk kembali semangat.

Senyummu, tatapan matamu dan ketulusanmu. Berpakaianlah rapi dan bersih, tersenyumlah bagi mereka. Kebeningan hatimu akan terpancar. Tersenyum bukan agar engkau disenyum/ dikagum. Tersenyum ya, tersenyum saja. Seperti menabur, berharap ketulusan ini ada yang bertumbuh menjadi semangat/ rasa penerimaan pada orang lain.


domingo, 8 de diciembre de 2019

We're something with in God, we're nothing without God


Ilustrasi Bungkus Makanan

A : ”Ini apa?”
B : ”Wafer.”
A : ” Ini apa?” (membuka bungkus wafer dan mengeluaran wafer)
B : ”Bungkus wafer dan wafer.”
A : ”Kamu mau bungkusnya atau wafernya?”
B : ”Hahaha ... Tentulah, wafernya. Bungkus wafer itu akan disebut sampah dan dibuang 
      Tidak berguna.”


       Demikian hal nya dengan kita. Kita adalah bungkus wafer. Tuhan Allah adalah wafer. Bila Tuhan Allah ada di dalam hati kita, maka bungkus akan menjadi berguna dan berharga. Bungkus tidak akan disebut sampah. Bila kita meninggalkan Allah, kita hanyalah sampah.
Kita menjadi berharga karena Tuhan Allah. Tetaplah tinggal di dalam-Nya. 


"Seolah-olah mengerjakan banyak hal, namun sebenarnya tidak melakukan apa-apa."

       Ada yang disebut dengan jerih payah. Namun, karena merasa semuanya oleh kekuatan diri, maka seperti sebuah hak rasanya sehingga kita boleh menuntut. Padahal yang Tuhan mau ialah kasih yang setia. Tetap bersukacita dalam segala hal.
 
     Seolah-olah keberhasilan adalah karena usaha kita manusia. Padahal, tidak seorang pun dapat memerintahkan darahnya untuk berhenti mengalir sejenak lalu mengalir lagi. Tidak seorang pun dapat mengatur organ-organ dalam tubuhnya. Yang bisa dikendalikan adalah akal pikiran. Itupun kita mengendalikannya dengan mengatakan bahwa semuanya karena usaha kita.

    Seolah-olah mengerjakan banyak hal, padahal bila dipersentasekan hanya sedikit bahkan hanya sedikit sekali yang bisa kita kendalikan. Semuanya, ada kuasa yang lebih besar dan itu dari Pencipta kita.
      
         Tuhan memberkati.

 
                              We're something with in God, we're nothing without God.                          

jueves, 28 de noviembre de 2019

Panggilan Hidup


  • Kita harus tahu apa yang menjadi panggilan hidup kita. Panggilan hidup itu tentang apa yang harus kita kerjakan. Panggilan hidup (ada sesuatu yang telah direncanakan dan ditanam di hati kita). Pekalah! 

  • Panggilan hidup telah disusun oleh TUHAN, pekalah!
  • Hati-hatilah! Karena mimpi kita belum tentu panggilan hidup. Cek kembali! Apakah itu rencana TUHAN atau hanya list ambisi hidup ? Hati-hatilah! Jangan menyia-nyiakan hidup untuk menghabiskan waktu pada sesuatu yang bukan panggilan hidupmu. Rencana TUHAN itu ditanam oleh-Nya di dalam hatimu. Kamu akan gelisah dan mencari. Kamu akan berjuang karena harus pergi meninggalkan zona nyamanmu. Penyerahan diri kepada TUHAN bukanlah hal yang gampang karena dihambat oleh otak yang merasa diri sendiri bisa, kekhawatiran dan apa yang akan dikatakan oleh dunia.
  • Tentang rencana TUHAN, sama halnya seperti perjalanan Bangsa Israel yang TUHAN bilang bahwa musuhmu diserahkan ke tanganmu, oh, Bangsa Israel. Pergilah! AKU (TUHAN) akan berperang untukmu.
  • TUHAN telah menaruh rencana dalam hati kita. Dan TUHAN sudah memenangkan rencana itu. Pekalah! Ambil rencana itu dan lakukanlah! Tanya TUHAN apa yang harus kita lakukan! Bacalah Alkitab, berdoa dan tetaplah melangkah dalam penantian itu! 

Sumber gambar:

https://sacredmargins.files.wordpress.com/2014/01/clipart-abraham-god-calling-him.jpg


    sábado, 29 de septiembre de 2018

    Friendship


    When you love someone, yeah, her/his clotches, face, money and other standard of this world isn't important. The important are your time, yourselves and your openness.

    It's okay if your bestfriends have the other friends too.
    It's okay if your bestfriends choose for the other things outside of yourself.
    The important are you keep pray for your bestfriends and accept whatever him/her/them.

    Keep accept her/his when you know her/his problem, it means you are friend.
    But, keep accept her/his when you know her/his bad, it means you have love.

    Sumber gambar: https://clicktopray.org/prayer-is-friendship-with-god/

    It's not my business


    If i look something, if it is good, i will see and learn. But, if not, i will pass and say it's not my business. What is it for? So i didn't spend much energy to think about that. One day, i got stress because i thought so much. I got tension type headache. I thought that i need psychiatrist to helped me, but i didn't go. I cured myself without doctor and medicine.

    I thought too much. I couldn't put  conclusion from all debate between myself and me. So, i decided ,"It's not my business." I stopped thinking. I wrote this opinion.

    I started again and again for not processing all words from other.

    1. About GPA (Grade Point Average)
    Good bye for that. I study because i need knowledge. I am being young doctor not only for knowledge, but for my mental maturity. So, i decide for not giving my attention to GPA. I will not compare my GPA with other. The important one for next step is i do it by myself.

    2. About my performance
    What people wanna say about myself. I wanna say, "Your word, your expression is not my business. Good bye." For me, i must use the comfortable one.

    3. About what i do
    Good bye for your word. Everymorning i must put myself. If your word useless, hurting heart, i wanna say "Good bye to your word."

    4. Whatever
    Whatever i do, i must do it for God.

    Sumber gambar : https://www.pinterest.com/pin/484840716105884096/

    domingo, 20 de mayo de 2018

    Try, Learn and Practice

    Mencoba banyak hal baru, mau memulai, mau berbaur, mau belajar. Benar, engkau akan menemui dirimu yang semakin terasa bodoh, terdengar kurang telaten, kurang berpengalaman atau kurang pandai, namun engkau terdorong untuk berubah, daripada memilih untuk tidak melakukan hal baru yang memiliki peluang untuk melakukan banyak kesalahan.

    Tidak usah malu terlihat salah di depan mata semua orang, bahkan di depan musuhmu sekalipun. Biar saja engkau salah saat mencoba. Kesalahan juga mengajarkan cara untuk benar. Saat engkau salah, mungkin ada sepuluh mata yang melihat dan menertawakanmu, namun kesalahan mengajarkanmu cara untuk benar, dan bila engkau terima keadaan ini, maka engkau menjadi kekaguman bagi seribu orang di masa yang akan datang. Tetaplah mencoba dan siarkan pada dunia.

    Bila kamu mendengar kata mereka padamu, “Kamu salah, tidak telaten atau kurang pintar”, maka tetaplah berjalan. Tetaplah mencoba. Mereka yang memarahimu dan memberimu cap demikian adalah mereka yang terampil karena melakukannya berulang-ulang. Teruslah mencoba dan berlatih. Saat engkau memberikan energi terbaikmu dan arahan yang benar, mereka akan terdiam. Engkau bukan lagi si lambat, si bodoh atau si ketinggalan. Engkau akan menjadi si lambat/si bodoh/si ketinggalan yang telah menjadi buku terbuka yang dapat dibaca orang-orang di sekitarmu yang menunjukkan bahwa manusia bisa bangkit. Dan cap jelek itu tidak cocok lagi untukmu. Teruslah berlatih.

    Jangan takut mencoba. Kegagalan mengajarkan pada kita arti dari menghargai orang lain yang sedang atau pernah gagal juga. Kita lebih bijak untuk tahu kata-kata seperti apa yang layak diucapkan pada mereka.
    Jangan takut mencoba. Kamu salah, lalu dimarahi. Terima keadaan ini. Selalu ada jalan bagi orang yang berjalan. Bila jalan itu buntu, itu artinya saatnya belajar untuk mengepakkan sayap dan terbang. Jangan dengarkan kata-kata yang membuatmu jatuh. Bangkitlah.

    Kalau sudah salah, akui kesalahan itu dan berubahlah. Jangan lagi berusaha untuk membenarkan diri yang adalah salah. Tidak ada manusia sempurna yang dari lahir sampai masa hidupnya tidak pernah salah. So, bila kita gagal atau melakukan kesalahan, ya teruslah mencoba, belajar dan berlatih. Engkau akan semakin bertumbuh.

    Jangan dengarkan kata mereka yang mencoba saja tidak tetapi memberi komentar negatif. Percaya dirilah dna tetaplah berdoa.

    Yang perlu engkau lakukan sekarang ialah mencoba, belajar dan berlatih.  

    Sumber gambar: https://www.pinterest.com/pin/66357794480685694/

    miércoles, 9 de mayo de 2018

    Forgiveness



    Forgiveness make our heart feel peace. Yeah! So, what are tips, so we can give forgivenesss?

    1. What is forgiveness?
    We accept the apologize of our friends. It’s hard, hmm... i think according the condition, benefit and loss. Before we measure the benefit and loss, we must know too what we have, so we know what we loss. And forgiveness, we accept the next condition after action which cause by ourselves or them. Forgiveness means that there is no hurt of heart after that “war”. There is no revenge. Don’t tell people’s bad attitude.

    2. How to forgive?
    Say to ourselves ,”I don’t hate them”. If we feel harmed, keep forgive! Because if we keep hate them, we will be more harmed. Do variation of activities in our life, so we can think about other. If there is nothing to think or if there is no hope, it’s easy to us to think about our enemy. Don’t let enemy bother our thinking! Be fresh! If we know ourselves, our soul, our “golden”, we will know the meaning of benefit and be harmed.
    We were born in this world without anything. If we think that we have golden, beautiful dress, home and other, actualy all of those, not ours. Give thanks to God. All, what we have are from God, because grace of God. “All i have are grace of God’.

    3. What are benefits of forgiveness?
    Peace. The real peace. Abhorrence is bad for our heart. Give forgiveness. You’re the winner of heart. You can make loss heart with abhorrence. Say thanks to God! We never have anything at before, so we never be harmed. Peace heart will be yours if there is forgiveness from heart.

    4. How to start forgiveness?
    Steps :
    - say thanks to God, pray and tell your problem. Ask God to give us heart which want to give forgiveness
    - Change our point of view! If we hate someone, it means we only have little understanding of condition.
    - We are “rich people”, rich people are who have big heart to give forgiveness and have peace in heart.
    - Never tell bad attitude of them, who you ever hate. Keep say the good things!
    - take lesson of life from your experience!

    You’re a rich man who has big heart to give forgiveness. You never be harmed because actually you were born without anything. Ask God to give you heart to forgive! Peace is more than golden. Rich people have many goldens which can’t be bought by money. The real rich people have the real peace. To buy it, need heart to work. What’s kind of work? Work for forgiveness. It’s hard. Do hardwork, yeah forgiveness!

    Sumber gambar: https://medium.com/@adryan.harry/pengampunan-itu-butuh-konfrontasi-langsung-67b1bb677800